Rabu, 13 Mei 2015

Thankkies kak:)

Hai ceman-ceman!
Lama tak mengisi blog aku ini yang sudah tua dan usang seperti yang sedang membaca tulisan ini.
Okeh, pertama.
Kenapa mau posting lagi di blog ini? Entah emang udah takdir atau apa saya juga gatau, setelah mengalami kejadian yang 'sampai saat ini' masih ngebuat saya ngerasa mustahil bakalan terjadi dan bahkan itu hanya fiksi belaka itu saya tertarik mengikuti jejaknya yang menceritakan hampir separuh hidupnya(menurut saya loh ya) di blog pribadinya. Padahal ada beberapa kenalan saya yang udah aktif di dunia per-blog-an(maaf Bu Retnah kalo ejaan saya tidak tepat waktu dan bahkan salah) sejak mereka... sejak mereka.. sejak mereka bisa menulis mungkin atau sejak mereka mengenalku. Sejak kapan lagi? Masa sejak saya lahir? Kan apa hubungannya coba? Dan lagian ngapain juga saya malah nanya gajelas kaya orang cantik(panggilan sehari-hariku dari teman2ku) seperti ini? Huft,kezel!
Okey, saya lanjutin yah;)
  First, ada dindong alias Dindalina Joulie alias dinda alias Adinda Rizkita Nabila Halimbar manusia inilah yang memperkenalkan saya tentang blognya melalui cerita2 yang dia buat(serah lu pada mau percaya apa kagak, cerita2nya dalem banget ya ampun!) dan diposting di blognya.
  Second, ada si "Suanggi Slim dan Eksotis" (cuman member suanggi yang tau julukan itu) yang tak lain dan tak bukan adalah senior gue yang udah mau qhatam dari SMA Negeri 1 Merauke tercinta dan terkasih. Namanya Alief Praditya. Kalo senior yang satu ini sih aktif banget, gadi facebook, twitter, soundclod, instagram, blogger banyak macamlah pokoknya.
Third, ada Fahrun Sahara Mawardha yang tak lain dan tak bukan adalah pembokat saya disekolah (boong deng) dia juga member suanggi loh. Kalo menurut saya dia juga kecipratan si Senior saya itu, tapi kalo blog dia udah punya sejak lama cuman kaya saya gitu. Jarang diisi, seperti hatiku ini(?)
And the last one but mostly berperan dalam semuanya yaitu Alm. Nadya Azzahra. Yap! Dia udah menghadap Sang Pencipta. "Nadya Azzahra siapa?"
"Sahabat?" "Bukan"
"Teman?" "Bukan"
"Saudara?" "Bukan"
"Kenal?" "Ngga"
"Trus apa dong?"
 Dia orang yang bener-bener buat saya sadar hidup selalu ada rintangannya, hidup gamungkin mulus-mulus aja kayak aspal. Toh aspal aja pasti ada bagian yang gamulus. Hidup mesti disyukuri tiap detiknya. Hidup mesti dinikmati setiap peristiwa yang terjadi. Hidup mesti dilalui, baik ataupun buruknya. Karena hidup gaselamanya bahagia, semua ada fasenya.
Mungkin saya beruntung saat ini masih bisa menikmati setiap lekuk karunia yang Tuhan berikan sedangkan dia udah tenang di sana, di tempat terindah, di sisi-Nya.
Saat saya mencari tahu sedikit tentang-nya, perasaan campur aduk. Sampai ngejelasinnya tuh susah. Masih gapercaya aja Kak Nadya udah gaada.
Masih merasa ya kalo dia masih ada, masih bisa ngerasaain.
"Apa hubungannya sama postinganku?"
Dia jadi inspirasi saya buat nulis hal-hal yang berkesan yang terjadi di hidupku. Emang ganyambung kalo diliat-liat. Tapi entalah, postingan-postingannya membawaku untuk mulai menulis.
Gatau kenapa saat tau cerita dia jadi lebih ngangkat muka buat face the world-lah(duileh). Lebih pengen berbagi aja gitu kebahagiaan-kebahagiaan sama orang disekitar saya (sepertinya ini alasan yang palinh bisa diterima,walau tetep aja absurd alesannya-.-)
   Saya bakalan nyeritain sedikit tentang Kak Nadya, melalui sudut pandang saya loh yah. Jadi kalo ada orang atau siapapun yang mengenal atau tahu dan melihat ada yang salah dari postingan saya, sebelumnya saya minta maaf. Cuman pengen berbagi sama readers saya yang belum ada ini kok. Itu aja. Gaada maksud lain:)
Btw see you di postingan berikutnya yah! Semoga ceritanya mengesankan buat kalian:*:* Bye!









-u

2 komentar:

tinggalkan jejak anda

all my craziest thoughts

suka-suka

you know I want you, it's not a secret I try to hide. but I can't have you, we're bound to break and my hands are tied